MEKANISME REAKSI BERSAING SN1 DAN E1

Reaksi SN1 dan E1 sebenarnya hampir sama, hanya saja yang membedakannya pada thap mekanisme pertamanya lebih tepatnya pada saat pembentukan karbokanium, dimana pada langkah inilah yang menjadi  penentu. Persaingan anatara reaksi SN1 dengan E1 dimulai pada saat sudah terlihat alternative mekanismenya. Reaksi SN1 dan E1 berjalan sangat lambat. Laju reaksi SN1 dan E1 ditentukan oleh proses pembentukan ion karbonium. Laju reaksi SN1 dan E1 lebih tinggi jika menggunakn heteroalkil tersier dibandingkan dengan menggunakan heteroalkil sekunder. Berikut adalah mekanisme reaksi SN1 dan E1 :


Reaksi SN1 dan E1 sama-sama menggunakan basa lemah sebagai pelarutnya. Akan tetapi reaksi SN1 biasanya mendominasi reaksi E1 dikarenakan hanya dibutuhkan 1 tahap saja untuk serangan ke karbokation yang datar :


Agar proporsi E1 dapat diperbesar bisa dilakukan dengan cara menaikkan suhu, akan tetapi SN1 masih tetap menjadi dominan. Untuk jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut ini :



PERMASALAHAN
  1. Pada saat kapan persaingan reaksi SN1 dan E1 dimulai ?
  2. Mengapa reaksi SN1 dan E1 sama-sama menggunakan pelarut basa lemah ?
  3. Bagaimakah caranya agar proporsi E1 bisa diperbesar ?

Komentar

  1. saya M.Raidil (A1C117006) akan coba menjawab permasalahan no.3
    menurut saya cara agar proporsi E1 bisa diperbesar adalah dengan cara menaikkan suhunya. terimakasih

    BalasHapus
  2. Assalamualaikum wr wb
    Saya seno seno sakti sugaragiri (A1C117002)
    Disini saya akan membantu menyelesaikan permasalahan no 2

    Pada kedua reaksi tersebut digunakan basa lemah, lebih tepatnya basa bronsted lowry lemah
    Hal ini sesuai dengan pengertian basa menurut bronsted lowry itu sendiri yaitu sebagai penerima proton
    Mengapa yang digunakan yang lemah karena basa yang lemah memiliki kecenderungan atau ketertarikan untuk bereaksi dengan senyawa2 disekitarnya lebih besar dikarenakan dia sangat membutuhkan donor proton agar mencapai kestabilan oleh karena itulah yang digunakan basa bronsted lowry yang lemah
    Sekian jawaban dari saya semoga bermanfaat

    BalasHapus
  3. Haii..
    Saya Riska dengan Nim (A1C117076) saya akn membantu menjawab permasalahan nomor 1, diatas tertulis, Persaingan anatara reaksi SN1 dengan E1 dimulai pada saat sudah terlihat alternative mekanismenya. Reaksi SN1 dan E1 berjalan sangat lambat. Laju reaksi SN1 dan E1 ditentukan oleh proses pembentukan ion karbonium. Pada saat itu lah persaingan reaksi SN1 dan E1 dimulai.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini